
BANDAR LAMPUNG – Aula Ragom Gawi menjadi saksi lahirnya generasi baru penggerak perubahan di Kota Tapis Berseri. Sebanyak 100 pemuda-pemudi secara resmi diwisuda dalam agenda kelulusan PKS Muda Institut yang digelar pada Ahad (31/5/2026). Prosesi wisuda ini menandai babak baru bagi para peserta yang kini siap mengemban amanah sebagai duta kebaikan di tengah masyarakat.
Seluruh wisudawan yang telah menyelesaikan rangkaian program intensif ini dipersiapkan secara khusus untuk terjun langsung ke publik. Kehadiran PKS Muda Institut menjadi jawaban atas tantangan zaman yang membutuhkan peran aktif generasi muda. Mereka tidak hanya dididik untuk cerdas secara intelektual, tetapi juga dibekali integritas moral untuk menjadi kader muda PKS yang memberikan dampak kebaikan nyata bagi kemajuan Kota Bandar Lampung.
Ketua DPD PKS Bandar Lampung, Agus Widodo, S.T.P., menyampaikan rasa bangga yang mendalam atas dedikasi dan semangat yang ditunjukkan oleh para peserta selama menempuh masa pembinaan. “Wisuda ini bukanlah akhir, melainkan langkah awal pengabdian yang sesungguhnya. Kami berharap 100 alumni PKS Muda Institut ini mampu menjadi motor penggerak kebaikan di lingkungannya masing-masing, membawa energi positif, serta berkontribusi aktif dalam membangun Kota Bandar Lampung yang lebih baik dan bermartabat,” ujar Agus Widodo di sela-sela agenda wisuda.
Dalam sambutannya, Ketua DPD PKS juga menekankan pentingnya keseimbangan antara moralitas lokal dan kepemimpinan visioner. Beliau menyampaikan bahwa selain penguatan nilai religiusitas sebagai masyarakat Bandar Lampung yang beradat, para peserta PKS Muda Institut telah diajarkan untuk piawai menyampaikan pesan kebaikan. Kemampuan bekerja sama dengan seluruh lapisan masyarakat serta menumbuhkan inisiatif perbaikan menjadi modal utama untuk melahirkan kepemimpinan muda yang kokoh di kota ini.
Senada dengan hal tersebut, H. Dedi Garna, S.P., dalam arahannya menegaskan komitmen partai untuk terus konsisten memfasilitasi potensi anak muda. Menurutnya, PKS Muda Institut dirancang untuk menjadi ruang strategis bagi pembinaan pemuda-pemudi Bandar Lampung dalam menuntut ilmu. Lebih dari sekadar ruang kelas, wadah ini memfokuskan diri pada peningkatan kapasitas skill (keterampilan) yang relevan dengan kebutuhan industri dan zaman.
Selain penguatan kapasitas individu, program ini juga diarahkan untuk menumbuhkan jejaring sosial yang luas dan solid di antara sesama peserta. Melalui ekosistem yang suportif ini, PKS berkomitmen untuk menunjang kemandirian pemuda Bandar Lampung, baik dari segi kepemimpinan sosial maupun kemandirian ekonomi. Dengan demikian, pemuda tidak lagi menjadi penonton dalam pembangunan daerah, melainkan menjadi aktor utama yang mandiri dan berdaya saing.
Prosesi sakral ini diakhiri dengan penyerahan medali penghargaan dan pemberian suvenir kepada seluruh peserta sebagai bentuk apresiasi atas komitmen mereka. Guna memastikan keberlanjutan dampak dan konsistensi gerakan, agenda ditutup dengan sesi supervisi mentoring untuk mempererat kedekatan antarpeserta. Langkah evaluasi dan pendampingan ini sengaja dirancang agar ikatan emosional dan gerak langkah para kader muda ini semakin solid dan terarah di masa depan.
