Gara-Gara Antar Jenazah Pakai Ambulans, Muhammad Suhada Didoakan Jadi Ketua Dewan

Melayani orang memang bukan sesuatu yang asing buat Muhammad Suhada. Sejak menempuh pendidikan di SMAN 2 Bandar Lampung, ia sudah berkecimpung di banyak organisasi, antara lain OSIS dan Rohani Islam (Rohis).

Di dua organisasi itu, Suhada ditempa banyak pengalaman dan menggelar banyak kegiatan. Salah satunya kegiatan yang membantu masyarakat seperti bakti sosial.

Hal itu makin menggeliat kala pemuda berdarah Banten ini kuliah di Unila, tepatnya di Fakultas Teknik. Ia aktif pula di kegiatan keagamaan di kampus.

Pada masa itu, ia diamanahi memimpin Forum Kerja Sama Alumni Rohis (FkAR) Bandar Lampung, sebuah organisasi besar yang menampung ribuan alumni Rohis saat SMA.

Di kepartaian, Suhada juga aktif. Jelang pemilu 2009, ia diamanahkan memimpin Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk Kecamatan Tanjungkarang Timur.

Ia pun dicalegkan PKS tapi jumlah suaranya belum mencukupi. Kini ia memimpin PKS Bandar Lampung.

Pengalaman Sabtu malam Ahad lalu cukup berkesan baginya. Kala ada yang membutuhkan ambulans mengantar jenazah dari Rumah Sakit Advent ke Kelurahan Pasirgintung, Suhada ambil peran.

Kebetulan para pengemudi yang bisa membawa ambulans PKS sedang ada kegiatan. Maka, saat masuk ke ponselnya sebuah pesan ada warga butuh ambulans, Suhada tancap gas.

Ia sendiri yang mengemudikan. Tak pakai setting-an apa-apa.

Anak kunci diambil, kemudian mobil digas ke Advent.

Sigap ia menuju lokasi. Kemudian membawa jenazah ke rumah duka di Pasirgintung.

Keluarga pasien kemudian diam-diam merekam aksi Suhada itu. Suhada tak berpikir itu akan divideokan dan diunggah oleh entitas partai beberapa hari kemudian.

Usai tugas selesai, Suhada pamit.

Si empunya hajat mengucapkan terima kasih. Suhada menangkupkan tangan.

Mobil pun balik kandang.

Selang beberapa hari ia menerima video itu. Seorang teman di PKS yang biasa meramu video kemudian mengolahnya menjadi berita dan diunggah ke beberapa laman media sosial.

Aksi Suhada dikomentari beberapa warganet. Ia tak besar kepala.

Ia sekadar menjawab, mencoba berbuat kebaikan saja, hitung-hitung menabung pahala.

Kabar yang beredar, Suhada kelak dicalegkan PKS dari daerah pemilihan Bandar Lampung 2 yang terdiri dari Kecamatan Tanjungkarang Timur, Tanjungkarang Barat, Tanjungkarang Pusat, dan Enggal.

Suhada sendiri belum mengiyakan, tapi informasi ini sahih diterima.

“Enggak tahu juga mau ditaruh nomor urut berapa. Saya mah kerja aja,” kata dia.

Warganet banyak pula yang mendoakan kelak Suhada jadi anggota DPRD Bandar Lampung. Bahkan ada yang berharap ia menjadi ketua DPRD Bandar Lampung hasil pemilu 2024 kelak, tepatnya hari Rabu, 14 Februari 2024.

“Aamiin,” kata dia merendah.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *